Ieee-smartworld.org

Published May 11, 2022

Alasan Pemain Esport Pensiun Dini, Apa Sudah Tidak Menjanjikan?

Apa alasan pemain esport pensiun dini? Banyak kabar yang menyebutkan bahwa banyak pemain profesional olahraga elektronik (esport) memutuskan untuk menghentikan kariernya di ranah tersebut. Namun tidak melepas sepenuhnya, melainkan berganti pada platform digital lain dengan alasan tersendiri.

Jika melihat kenyataan, dibandingkan dengan olahraga offline seperti sepak bola, bola basket, catur, lompat jauh, lari, dan sebagainya. Esport cenderung bersifat dinamis dan mengalami perubahan yang sangat signifikan.

Padahal, esport membutuhkan energi yang jauh lebih sedikit. Berbeda ketika seorang atlet lari ingin menggapai juara di olimpiade, harus melakukan latihan yang menguras stamina luar biasa. Selain itu juga mengontrol makan, tidur, dan pikiran.

Alasan Pemain Esport Pensiun Dini

Sebenarnya, alasan ini tergantung pada masing-masing pemain. Yang mana hampir tidak bisa disamakan antara satu pemain dengan pemain lainnya. Tetapi secara umum alasan mereka pensiun di waktu karier sudah tampak melejit adalah sebagai berikut.

1. Mulai Karier di Usia Belia

Alasan utama yang melatarbelakangi fenomena pemain esport pensiun dini adalah karena mereka memulai karier di usia belia. Menurut studi, pemain profesional akan berkarier di bidang yang sama antara 5 sampai 10 tahun saja.

Ketika pemain esport memulai karier di game pada usia 15 tahun, maka sekitar usia 25 tahun kemungkinan besar pensiun. Faktanya, pemain esport Indonesia berkiprah di game pada usia kurang dari 20 tahun.

2. Masalah Internal Tim

Alasan selanjutnya lantaran terdapat permasalahan internal di tim mereka. Sebuah tim membutuhkan kekompakan, ketika muncul permasalahan kemudian mementingkan ego masing-masing bisa saja pemain tersebut memutuskan berhenti.

3. Pindah ke Platform Lain

Sebenarnya, pemain esport tidak benar-benar berhenti secara total. Banyak dari mereka yang masih bermain game slot online karena sudah mempunyai skill di atas rata-rata. Hanya saja, mereka pindah contohnya, yang semula ikut naungan suatu grup kemudian membangun channel YouTube sendiri misalnya.

Terlepas dari alasan-alasan di atas, kehidupan pribadi pemain itu sendiri juga menjadi pertimbangan. Kadangkala ada alasan yang tidak bisa penggemar ketahui karena tidak dikehendaki oleh pemain itu sendiri. Demikian beberapa alasan umum pemain esport pensiun dini.

No Comments

To comment you need to be logged in!

Your email address will not be published.